Perangkat Pembelajaran
Nama : Miftakhul Khalisa
NIM : 12001254
Kelas : 4G PAI
Mata Kuliah : Magang 1
Perangkat Pembelajaran
Karena pada pertemuan minggu lalu kita sudah membahas tentang Sistem Evaluasi, nah pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan sedikit pemahaman saya tentang Perangkat Pembelajaran.
Perangkat Pembelajaran adalah kumpulan suatu alat yang digunakan guru untuk memaksimalkan kinerja guru dan kegiatan belajarnya yang terdiri dari media, sarana, bahan, dan panduan. Perangkat Pembelajaran juga memiliki misi agar seluruh kegiatan pembelajaran guru berjalan lebih efisien, efektif, dan berhasil. Selain itu, manfaat atau fungsi perangkat pembelajaran itu sendiri adalah sebagai pedoman bagi guru untuk melakukan kegiatan mengajar bagi siswa, sehingga perangkat pembelajaran tersebut memiliki instrumen atau perlengkapan untuk kegiatan pendidikan siswa. Perangkat pembelajaran adalah panduan guru untuk kegiatan pembelajaran di dalam kelas maupun diluar kelas. Berbagai perangkat pembelajaran dapat disiapkan untuk pembelajaran yang optimal.
Berikut ini beberapa saya paparkan sedikit tentang apa saja yang terdapat didalam perangkat pembelajaran tersebut :
1. Silabus
Silabus adalah rencana lengkap untuk susunan atau urutan pengajaran seorang guru yang dibuat dalam kategori mata pelajaran atau tema tertentu. Adapun beberapa Elemen dari silabus sendiri yaitu terdiri dari Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Indikator, Materi Pembelajaran, Penilaian serta Sumber Belajar yang akan dipakai pada saat proses dalam pembelajaran. Silabus juga bisa disebut sebagai rangkuman dari kurikulum sebab silabus terdiri dari media, target dalam pencapaian hasil belajar dan lain sebagainnya.
2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar (KD) yang ditetapkan dan dijabarkan dalam silabus. Lingkup RPP paling luas mencakup satu KD yang terdiri atas sejumlah indikator untuk satu kali kertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus, dan silabus dikembangkan dari standar isi (SI) yang terdapat di dalam Permendiknas Nomor 22/2006.
Tidak ada format baku yang disepakati untuk digunakan di sekolah secara nasional. Masing-masing sekolah dapat menggunakan format yang berbeda. Hal itu dimungkinkan karena dengan otonomi yang dimilikinya, yang tercermin dari diterapkannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), masing-masing sekolah dapat mengembangakan RPP dengan format yang dianggapnya cocok. Berikut ini beberapa Komponen RPP:
1. Identitas
2. Standar Kompetensi
3. Kompetensi Dasar
4. Indikator
5. Materi Ajar
6. Metode Pembelajaran
7. Prosedur Pembelajaran
8. Media Pembelajaran
9. Sumber Belajar
10. Penilaian
3. Media Pembelajaran
Media adalah salah satu unsur yang penting dalam kesuksesan pembelajaran karena media pembelajaran juga berguna untuk menunjang suatu materi atau konten dalam pembelajaran. Keputusan dalam memilih media mana yang cocok untuk siswa yaitu sebuah tantangan bagi guru dalam mengasah daya analisa dan kreativitas nya. media berfungsi untuk menghubungkan informasi dari satu pihak ke pihak lain. Sedangkan dalam dunia pendidikan kata media disebut media pembelajaran. Media Pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi dalam proses belajar mengajar sehingga dapat merangsang perhatian dan minat siswa untuk belajar. Maka dari itu kita bisa mengetahui betapa pentingnya kehadiran media pembelajaran dalam membantu untuk mempermudah dalam penyampaian materi belajar kepada siswa.
4. Bahan Ajar
Bahan Ajar merupakan seperangkat alat yang berisi materi, metode, tata cara yang telah di rancang secara sistematis dan tersusun. Adapun beberapa pendapat juga menyatakan bahwa bahan ajar adalah suatu materi atau pokok bahasan yang tersusun secara sistematis. Bahan ajar juga harus dirancang dan ditulis dengan menggunakan tata bahasa instruksional, karena akan digunakan oleh guru dan siswa untuk mendukung dalam suatu proses belajar mengajar. Dengan kata lain, bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru atau peserta didik dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Oleh karena itu, bahan ajar juga disiapkan untuk mencapai tujuan yang telah di harapkan, yaitu dengan mencapai kompetensi atau sub kompetensi dengan segala kompleksitasnya.
5. Lembar Kerja Siswa (LKS)
LKS adalah suatu isi panduan atau langkah-langkah siswa yang digunakan untuk melakukan kegiatan penyelidikan atau pemecahan masalah. Lembar kerja siswa dapat berupa panduan untuk latihan pengembangan untuk pengembangan semua aspek pembelajaran dalam bentuk panduan eksperimen atau demonstrasi. LKS juga memuat sebagai kumpulan kegiatan mendasar yang harus dilakukan oleh siswa untuk memaksimalkan pemahaman dalam upaya pembentukan kemampuan dasar sesuai indikator pencapaian hasil belajar yang harus ditempuh. Didalam Lembar Kerja Siswa (LKS) merupakan lembaran- lembaran yang berisi tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik. LKS biasanya berupa petunjuk, langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu tugas. Suatu tugas yang diperintahkan dalam lembar kerja harus jelas sesuai dengan kompetensi dasar yang akan dicapainya. LKS dapat digunakan untuk mata pelajaran apa saja.
LKS dalam kegiatan belajar mengajar dapat dimanfaatkan pada tahap penanaman konsep (menyampaikan konsep baru) atau pada tahap pemahaman konsep (tahap lanjutan dari penanaman konsep), karena LKS dirancang untuk membimbing 10 siswa dalam mempelajari topik. Pada tahap pemahaman konsep LKS dimanfaatkan untuk mempelajari pengetahuan tentang topik yang telah dipelajari sebelumnya yaitu penanaman konsep. LKS yang digunakan siswa harus dirancang sedemikian rupa sehingga dapat dikerjakan siswa dengan baik dan dapat memotivasi belajar siswa. Dalam menyusun LKS hendaknya memenuhi beberapa komponen antara lain:
1. Topik yang dibahas
2. Waktu yang tersedia untuk melakukan kegiatan
3. Tujuan Pembelajaran
4. Kompetensi Dasar
5. Rangkuman Materi
6. Alat Pelajaran Yang Digunakan
7. Prosedur Kegiatan
6. Perangkat Evaluasi
Secara umum penilaian atau evaluasi adalah suatu proses sistematik untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan efisiensi suatu program.
Dengan perangkat Evaluasi, guru bisa menilai hasil kerjanya selama mengajar. Selain itu guru juga bisa melakukan evaluasi/refleksi agar pembelajaran bisa ditingkatkan dari segi kinerja dan cara mengajar agar siswa bisa lebih berkembang.
Evaluasi yang dikaitkan dengan pembelajaran di sekolah, adalah suatu usaha untuk mengukur beberapa atribut atau tingkah laku individu seperti pengetahuan, sikap, dan ketrampilan guna membuat keputusan tentang status atribut tersebut. Keputusan yang didasarkan atas pengukuran atribut-atribut tersebut kemudian menentukan tingkat penguasaan peserta didik atau keberhasilan mengajar seorang guru setelah dibandingkan dengan standar yang telah ada atau dibuat sebelumnya.
Dari penjelasan diatas, dapat di tarik kesimpulannya bahwa perangkat pembelajaran adalah alat atau perlengkapan untuk melaksanakan proses yang memungkinkan pendidik dan peserta didik melakukan kegiatan pembelajaran.
Komentar
Posting Komentar